Blog

Teman-teman dapat menyimak kisah jamaah dan informasi lainnya melalui artikel - artikel di bawah ini.

Memiliki usaha bisa dikatakan sebagai bukti kemandirian seorang individu sebagai warga negara. Selain kemandirian, kepemilikan usaha juga sebagai salah satu ciri individu yang berdaya. Usaha yang dijalankan bisa bermacam-macam, mulai dari skala rumah tangga/industri kecil atau pun skala perusahaan. Bahkan perusahaan juga bermula dari industri yang berskala kecil terlebih dahulu.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Ibu Retno. Ia adalah jamaah Kajianmu Musholla Miftahul Jannah, Dusun Bandut Kidul, Argorejo, Sedayu, Bantul. Mbak Retno, begitu ia biasa disapa oleh tetangga-tetangga, sehari-hari menjalankan usaha Counter Paket Internet dan Pulsa. Counter tersebut terletak di depan rumahnya di Dusun Bandut Kidul, Argorejo. Hampir semua paket internet dan pulsa ia jual.

Memulai Bisnis

Aktivitas usaha yang dijalankan Ibu 2 anak ini sudah ditelateni sejak awal menikah. Namun, ketika itu ia belum membuka counter seperti sekarang. Saat awal menikah, Mbak Retno juga lebih banyak melakoni jualan online dengan fokus produk yaitu aneka peralatan dan perlengkapan rumah tangga.

“Saya dulu mulai usaha itu setelah menikah Mbak, tapi saya online dulu belum buka kios.” Ujar wanita yang bernada bicara pelan ini

Tidak hanya Mbak Retno yang menjalankan bisnis, suaminya juga membuka usaha Bengkel Las yang fokus menghasilkan produk berbagai model knalpot sepeda motor.

“Suami saya juga usaha Mbak itu di belakang, nge-las knalpot motor.” Lanjutnya

Setelah kedua anak Mbak Retno cukup besar sehingga mengasuhnya tidak begitu repot, Mbak Retno kemudian memutuskan untuk membuka counter di depan rumahnya.

“Kalau sekarang kan anak sudah bisa disambi Mbak, paling kalau pagi itu antar sekolah terus siang jemput. Kalau saya lagi antar-jemput gitu tak tutup dulu sih Mbak counternya.” Papar wanita asal desa Argomulyo, Sedayu, Bantul tersebut.

Menjalankan Usaha Counter Paket Internet dan Pulsa

Saat ini, Mbak Retno memiliki counter paket internet dan pulsa di depan rumah dengan omset Rp. 500.000 per minggu atau kurang lebih Rp. 2000.000 perbulan. Selain mengandalkan usaha counter paket internet dan pulsa, Mbak Retno juga menjajakan dangan online, meskipun omset tidak menentu sehingga sulit dihitung.

“Pendapatan bersih apa kotor Mbak ?, kalau kotor seminggu itu kira-kira Rp. 500.000, kalau bersihnya sekitar Rp.100.000 – 200.000 Mbak. Kalau yang online berapa ya Mbak ?, nggak tentu e Mbak.” Papar wanita yang memiliki postur tubuh cenderung berisi itu.

Mbak Retno biasanya didatangi oleh sales/agen paket internet dan pulsa tiap 2 hari sekali. Dengan begitu, ia tidak perlu repot meninggalkan rumah. Bahkan saat awal membuka counter pulsa, sales/agen langsung datang ke tempat usaha Mbak Retno.

“Kan ada sales yang kesini Mbak. Jadi saya nggak perlu pergi kemana-mana. Biasanya saya top up nggak mesti Mbak, kadang Rp. 300.000 kadang Rp. 500.000 seadanya uang, tiap minggu bisa 2 sampai 3 kali top up Mbak.” Ujar wanita yang memiliki 2 orang anak ini

Sebagai penjual pulsa tentu saja Mbak Retno mengalami suka duka terjadi pada penjual pulsa pada umumnya. Ia senang ketika pembeli langsung datang dan membayar pulsa yang dibelinya. Sementara, ada juga yang membeli pulsa atau paket data tetapi berhari-hari tidak kunjung dibayar, sehingga membuat Mbak Retno terkadang hanya bisa top up seadanya uang.

“Suka dukanya ya itu Mbak, kalau diutangi itu Mbak. Mau nagih nggak enak karena teman sendiri, tapi kalau nggak ditagih nggak bayar-bayar.” Keluh Mbak Retno

Meski demikian, ia berharap usaha counter pulsa dan paket internetnya bisa semakin berkembang dan laris sehingga mendapatkan keuntungan yang banyak.

[Fiya]

Kajianmu adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis pengajian dan pendampingan usaha kepada Ibu-Ibu jamaah.

Link

Home

Tentang Kajianmu

Donasi

Blog

Gallery

Kontak Layanan

Kabar Terbaru

Kajianmu Galakkan Gerakan Lumbung Pangan Keluarga

Kajian Memberdayakan Umat (Kajianmu) saat ini tidak hanya bergerak dalam membantu akses modal jamaah ke lembaga keuangan syari'ah. Lebih dari itu, Kajianmu gencar melakukan pemberdayaan jamaah dengan memperkuat pendampingan usaha, menggalakkan jejaring usaha, serta...

Moyudan Luncurkan Gerakan Keamanan Pangan

SLEMAN — Merespon dampak pandemi Covid-19, LazisMu Askafi bekerja sama dengan Yayasan Kajianmu, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Moyudan, Sleman, meluncurkan program Gerakan Keamaman Pangan (GKP). Untuk tahap satu (18-20 April) dimulai dengan membagikan...

Masjid Bunda, Berdiri di Tengah-tengah Masyarakat Non Muslim

Masjid merupakan tempat beribadah bagi umat muslim. Selain untuk beribadah, masjid biasanya juga digunakan sebagai kegiatan-kegiatan sosial, misalnya pengajian, bakti sosial, gotong royong membersihkan masjid, dan lain-lain. Di Indonesia sendiri mayoritas penduduknya...

Kontak Layanan

0822-4378-8754 (Fiya)

kajianmuid@gmail.com

Perum Griya Kencana Permai (GKP), Blok B5/No.6, Argorejo, Sedayu, Bantul, DIY

Share This